Kamis, 02 April 2015

Mesin-mesin Kantor Elektronik



A.  Mesin Ketik Elektronik
sumber : www.bhinneka.com
Mesin tik elektronik (electronic typewriter) adalah mesin tik yang bekerja  secara elektronis dengan mempergunakan sumber tenaga (power source) dari battery atau AC adaptor. Menurut fungsinya mesin tik elektronik dibedakan menjadi mesin tik memori dan mesin tik bukan memori.

Perbedaan mesin ketik elektromekanis dengan mesin ketik elektronis :
Perbedaan antara mesin ketik Elektro-mekanis dan mesin ketik Elektronis adalah bahwa mesin listrik tidak mempunyai bagian yang bergerak (seperti roda gigi dan luas), tetapi hanya memiliki sirkuit mikro-elektronis. Bila sebuah tombol ditekan, suatu kode digital diteruskan ke kepala huruf dan memerintakan apa yang harus yang dilakukan.
Dewasa ini, produksi mesin ketik elektro-mekanis yang menggunakan bola cetak seperti bola golf semakin berkurang. Kebanyakan mesin ketik elektroniks menggunakan roda huruf yang dikenal sebagai daisy wheel. Banyak juru ketik yang menyukai mesin ketik dengan bola huruf, tetapi penjualan sangat condong pada mesin elektronik yang menggunakan daisy wheel. Harga pita untuk mesin dengan bola huruf lebih rendah.

Fasilitas/Keunggulan utama mesin ketik elektronik :
1.  Memiliki koreksi pengangkatan otomatis yang mengingat karakter yang baru saja diketik.
2.  Ada mesin yang hanya dapat mengoreksi satu baris, yang lain lagi dapat mengoreksi karakter yang tersebar pada beberapa baris.
3.   Terdapat peraga baris (line display/LED).
4.   Adanya spasi dan pitch yang profesional.
5.   Adanya fasilitas untuk cetak tebal, penjajaran (justification), garis bawah otomatis dan penempatan di tengah (centering).
6.  Adanya tombol tabulasi decimal, tombol setengah spasi, pengumpan kertas otomatis, tombol pengulang otomatis, penggeser mundur kereta otomatis, inden blok, memori formulir dan tabulasi garis vertikal.
Komponen mesin ketik elektronik :
1.    Pita Mesin Ketik. Pita kain lebih ekonomis, tetapi mutu pengetikakannya lebih rendah. Pita film karbon yang memberikan cetakan kualitas tinggi semakin banyak digunakan.
2.    Kertas Sinambung. Bila formulir rutin yang panjang, seperti faktur, harus diisi juru ketik, banyak waktu yang dihabiskan untuk menyisipkan kertas karbon dan memasang formulir ke dalam mesin. Persiapan ini dapat sangat dikurangi dengan penggunaan kertas sinambung.
3.    Semua mesin elektronik mempunyai semacam memori, 3 jenis utamanya yakni :
a.   Mesin yang hanya dapat mengoreksi : mesin ini mempunyai memori kecil yang menyimpan sekitar enam hingga beberapa ratus karakter huruf.
b.   Mesin yang dapat menyimpan, mesin ini memungkinkan, paragraf yang kerap digunakan, surat singkat, dan sebagainya untuk diketik secara otomatis. Memorinya dapat mencapai lebih dari 100 karakter.
c.   Mesin yang dapat digunakan untuk mengedit, mesin ini memiliki memori yang jauh lebih besar hingga 64.000 karakter. 

Mesin ketik elektronik yang dihubungkan dengan komputer
sumber : alcindodesouza.blogspot.com
sumber :  blog.uncommongoods.com
Mesin ketik dapat dihubungkan dengan komputer mikro sehingga berfungsi sebagai pencetak (printer) atau terminal masukkan (input terminal). Biasanya disebut dengan microwriter. Microwriter hanya memiliki enam tombol dan berukuran 9 x 4 inci. Pada bagian atasnya terdapat peraga kristal cair 14 karakter dan pada masing-masing ujungnya terdapat soket untuk dihubungkan dengan TV atau monitor, pencetak, tape-recorder dan adaptor listrik. Memori sekitar 8 KB dan dapat menyimpan sekitar 5 halaman naskah ketik berukuran A4. Kecepatannya sekitar 50 kata per menit. Hubungan TV (TV interface) diperlukan untuk memperagakan hingga 24 baris teks sekaligus dan hingga 60 karakter pada setiap baris.

B.   Mesin Hitung Elektronik
sumber : www.amazon.com
Mesin hitung elektronik selain memiliki fungsi yang sama seperti mesin hitung manual/ listrik, yaitu untuk melakukan operasi hitung ( +, -,  x, : ) juga dapat melakuakn perhitungan-perhitungan lainnya (khusus) dalam bidang matematika, statistika maupun perhitungan-perhitungan bisnis.
Ciri- cirinya :
a.    Tenaga penggerakannya menggunakan sinar matahari, batrei dan listrik.
b.    Komponen dan cara kerja mesinnya elektronik
c.    Hasil perhitungan (output), cepat dan mudah dilakukan
d.    Bentuk kecil dan ringan.
Adapun jenis- jenis dari pada mesin hitung elektronik antara lain :
1.    Berdasarkan Tenaga Penggerakannya :
a. Solar powered calculator. Pengoperasiannya dengan cara membuka tutupnya dan bila tidak dioperasikan, tutuplah.
b.   Solar/ batrei powed caliculator. Pengoperasiaannya dengan baterei / sinar matahari.
c.   Batrei powerd caliculator. Pengoperasiaannya dengan batrei
d.   Battery/electirc powered calculato. Pengoperasiannya dengan baterai kering atau listrik.
e.   Electric powered calculator. Pengoperasiannya dengan tenaga listrik.
2.    Berdasarkan bentuk dan ukurannya :
a. Card calculator. Bentuknya kecil, tipis dengan tombol rata dengan permukaan.
b.   Wallet calculator. Bentuknya kecil dan dilengkapi dengan tutup lapitan seperti dompet.
c.   Hand calculator. Bentuknya kecil dan dilengkapi dengan tutup plastik seperti kantong.
d.   Semi dektop calculator. Bentuk besar dipergunakan di atas meja.
e.   Desktop calculator. Bentuk besar, dan dipergunakan di kantor-kantor.
3.    Berdasarkan penggunaanya :
a.   Financial/bussiness calculator. Memuat tombol (ombo) ynag spesifik untuk perhitungan bisnis atau finansial.
b. Scientific calculator. Memuat tombol yang spesifik untuk perhitungan matematis.
c.   Office calculator. Dipergunakan di kantor-kantor.
4.    Berdasarkan penampil hasilnya :
a.   Non pointing calculator. Hasil perhitungannya hanya tampak pada display.
b.   Printing calculator. Hasil perhitungan tampak pada display dan tercetak pada kertas hitung.
5.    Berdasarkan kemampuan operasinya (banyaknya digit). Mulai dari 8, 10, 12, 14 dan 16 digit.

C.   Cash Register (Mesin Kasir)
sumber : www.cashregistergroup.co.uk
Cash Register (Mesin Kasir) adalah peralatan mekanis atau elektronik untuk menghitung dan mencatat transaksi penjualan biasanya terintegrasi modul dengan laci (laci kas) untuk menyimpan beberapa koin. Cash register umumnya juga mengeluarkan cetak (print) dari penerimaan penjualan (penerimaan) untuk pelanggan.
Ciri-cirinya :
1.   Komponen dan cara kerja mesinnya elektronik.
2.   Tenaga penggeraknya menggunakan listrik.
3.   Bisa dipergunakan (tipe tertentu) untuk menampakan nama barang pada display.
4.   Bisa digabung dengan cash register lain atau dengan komputer.
5.   Bisa digunakan 1-8 kasir dengan pencacatatan terpisah
6.   Memiliki 1-30 departemen pada satu mesin.
Jenis-jenis cash register antara lain :
1.   Berdasarkan sistem operasinya :
a.   Cash register terdiri sendiri (stand alone).
b.   Cash register yang dapat digabung dengan cash register lainnya.
c.   Cash register satu kelompok kerja yang dikendalikan oleh induk (local area network).
2.   Berdasarkan banyaknya departemen.
a.   Cash register kecil (1-8 depertemen)
b.   Cash regsiter sedang (10-20 departemen)
c.   Cash register besar (lebih dari 20 departemen)
3.   Berdasarkan banyaknya kasir (operator)
a.   Cash register untuk 1 kasir
b.   Cash register untuk 4 kasir
c.   Cash register untuk 8 kasir
Cara kerja mesin cash register :
1.   Nyalakan mesin cash register.
2.   Lalu masukan kode karyawan kasir atau masukkan kunci kasir putar ke arah REG.
3.   Setelah itu masukan jumlah barang dan kode barang yang akan dibeli lalu tekan tombol TM/ST
4. Setelah selesai tekan tombol TL/NS untuk mencetak struk harga dan untuk membuka  brankas uang yang ada pada bawah mesin.

Referensi :
Edwar, Muhammad. 2010. Teknologi Perkantoran. Surabaya: Unesa University Press

Bugs Bunny. 2010. Mesin Tik. (http://dunialooneytones.blogspot.com/2010_06_01_archive.html, diakses 6 maret 2015)

Abdussamad, Zuchri, Dr. H. M.Si. 2013. Bahan Ajar Mata Kuliah Teknologi Perkantoran. (http://repository.ung.ac.id/get/karyailmiah/202/Bahan-Ajar-Teknologi-Perkantoran.pdf, diakses 5 Maret 2015)

Admin. 2013. Pengertian Cash Register. (http://scsoftwarekasir.blogspot.com/2013/03/pengertian-cash-register-mesin-kasir.html, diakses 6 Maret 2015)

Artomoro Service. 2014. Tips And Trik Cara Merawat Mesin Ketik Elektronik. (http://servicealatalatkantor.blogspot.com/2014/10/tips-and-trik-cara-merawat-mesin-ketik.html, diakses 7 Maret 2015)

Politma, Rose. 2014. Alat Kesekretariatan. (http://rosepolitama.blogspot.com/2014/04/alat-kesekretariatan.html, diakses 7 Maret 2015)

Handayani, Maha, Putri. _____. KD 3 : Alat Pembayaran. (http://mahaputrihandayani.blog.com/kd-3-alat-pembayaran/, diakses 7 Maret 2014)


Mesin-mesin Kantor Listrik


A.   MESIN KETIK LISTRIK SISTEM BATANG HURUF
 
sumber : www.kaskus.co.id
Mesin ketik listrik dengan sistem batang huruf merupakan mesin ketik elektrik yang mirip dengan mesin ketik biasa (mesin ketik manual) yang tuts atau tombol hurufnya dipasang pada ujung-ujung batang yang disusun rapi. Tetapi untuk pengopeasiannya dibantu oleh tenaga listrik yaitu dengan adanya tombol salar (on-off switch).
Ciri-ciri mesin ketik listrik :
1.   Digerakkan dengan tenaga listrik
2.   Komponen dan cara kerja mesinnya mekanis
3.   Tuts sama seperti mesin ketik manual, ditambah saklar ON-OFF
4.   Ada juga yang memiliki internal memori untuk menyimpan data   

Bagian-bagian mesin ketik listrik sistem batang huruf :
a.    Kereta cetak 
b.    Penyangga kertas 
c.   Tombol pembebas kertas 
d.   Layar baca 
e.   Knop gandaran 
 f.    Tombol ON/OFF 
g.   Tombol pembebas kait 
h.   Skala pengetikan 
i.    Papan tuts 
j.    Penutup mesin

B.   MESIN KETIK LISTRIK SISTEM BOLA HURUF
Mesin ketik listrik dengan sistem bola huruf, yaitu mesin ketik dimana huruf-huruf ketik dan tanda-tanda lainnya dirapatkan pada dinding luar sebuah bola dan apabila tutsnya disentuh, maka huruf atau tanda yang bersangkutan diterakan atau dinampakan pada kertas yang dipasang pada silinder, dan bola huruf akan bergerak satu spasi kekanan.
Komponen-komponennya :
A.  Kerangka terdiri dari :
1.      Tombol penggulung
2.      Pengumpil penjempit kertas
3.      Pengumpil pemundur setengah spasi
4.      Pengumpil jenis huruf
5.      Penuntun kertas
6.      Penyangga kertas dan penunjuk batas akhir halaman
7.      Skala titik tengah kertas.
8.      Pengatur jarak baris
9.      Pembebas kertas
10.   Pembebas rol
11.   Skala jenis huruf dan pasak.
12.   Pasak kanan dan kiri
B.  Kereta cetak ( carier ) terdiri dari :
1.      Pemegang kertas
2.      Bola huruf
3.      Pengatur tekanan
4.      Pita penghapus
5.      Pita mesin
6.      Pengatur pita
C.   Papan Tulis ( key board ) terdiri dari :
1.      Tuts Pokok terdiri dari tuts huruf, angka, tanda baca, dan simbol lainnya.
2.      Pembebas Jarak
3.      Pembebas dan Pengatur pasak tabulator
4.      Tuts Pengubah shift (shift key )
5.      Bilah Spasi (space bar )
6.      Tuts Penghapus (cerreting key )
7.      Tuts Return ( return key )
8.      Tuts Pemundur (back space )
9.      Tombol on-of ( on-of switch )

Adapun perbedaan antara mesin tik listrik sistem batang huruf dengan sistem bola huruf yaitu :
1.    Mengenai mesin tik listrik dengan sistem  batang huruf yang bergerak adalah gandarannya dan huruf tetap di tempat.
2.    Sedangkan mesin tik listrik sistem bola huruf yang bergerak adalah bola hurufnya dan gandaran tetap di  tempat. Keuntungan mengunakan mesin ketik ini yaitu kecepatannya dapat ditingkatkan dan  bola hurufnya dapat ditukar untuk tipe huruf lain.

C.   MESIN JUMLAH LISTRIK
sumber : jimstreasure.com
Mesin jumlah listrik bekerja secara mekanis dengan tenaga listrik rumah tangga. Kapasitas angka adalah 12 digit dapat mencetak dan berkunci. Bagian-bagian dari Mesin Jumlah Listrik terdiri dari badan mesin dengan mekanisme di dalamnya, papan kunci dan bagian pencetakan.

Ciri-ciri mesin jumlah listrik :
a.   Komponen dan cara kerja mesin bersifat mekanis
b.   Tenaga penggeraknya menggunakan tenaga listrik
c.   Kertas yang digunakan adalah kertas hitung ukuran 6,8 cm
d.   Tanpa tombol on off
e.   Indicator berfungsi untuk menunjukkan banyaknya digit dan sisa pengurangan
f.    Tombol memori, pencetek subtotal dan total otomatis
g.   Tombol khusus yang berfungsi untuk perkalian berantai dan perkalian dengan bilangan negatif.

D.   MESIN STENSIL LISTRIK
sumber : budiluhursurabaya.indonetwork.co.id
Mesin stensil listrik merupakan mesin yang terdiri dari komponen/mesin yang bersifat statis namun dioperasikan dengan listrik. Penggunaan mesin ini menghasilkan hasil yang lebih baik dari mesin yang manual.
Bagian-bagian Mesin Stensil Listrik :
A.  Mesin meliputi :
1.   Rol penekan (press roll).
2.   Rol tinta (ink roll).
3.   Layar tinta (ink screen).
4.   Palt baja (steel band).
B.  Kerangka mesin meliputi :
1.   Penutup atas (top cover).
2.   Tempat tinta (ink room).
3.   Tombol on-off (on-off swich).
4.   Rol penarik kertas.
5.   Engkol (handle)
6.   Pengatur posisi cetakan (copy position).
7.   Pengatur tekanan cetakan.
C.  Penutup mesin :
1.   Papan kertas (paper board). Untuk menempatkan kertas yang akan digandakan dan sebagai penutup mesin bagian belakang.
2.   Papan penerima (receiving board). Untuk mnampung hasil gandaan dan sebagai penutup mesin bagian depan.
D.  Papan tombol (panel board) :
1.   Tombol start dan stop.
2.   Tombol penghitung (counter).
3.   Tombol pen-stop pemasukan kertas. .
4.   Tombol pengatur pemasukan kertas.
5.   Tombol pengatur kecepatan cetakan.
6.   Tombol pengatur penyalur tinta.
7.   Tombol pengatur pengeluaran tinta.
8.   Tombol pemberi tinta.
Cara menggunakan mesin stensil listrik :
1.   Siapkan kertas stencil dan bukalah penutup mesin stencil yang terdapat pada bagian depan dan belakang mesin.
2.   Pasang sheet stencil pada rol atau gulungan mesin stencil.
3.   Putarlah engkol berulang-ulang sampai tinta stencil rata dipermukaan sheet stencil.
4.   Masukkan kertas stencil kedalam baki kertas dan usahakan posisi kertas ada di tengah tengah dengan cara menggunakan skala yang ada diujung depan baki kertas.
5.   Geser kunci pengepres kertas yang ada di kanan dan kira baki kertas sampai kedua-duanya menghimpit.
6.   Setel kunci setelan pada angka yang anda inginkan dan angka menunjukkan (00000) bila hasil gandaan yang dikehendaki telah tercapai.
7.   Tekan kunci ON apabila kunci ini di tekan maka rol pendorong pergi keatas secara otomatis akan turun dan menekan kertas stensil yang ada pada baki kertas.
8.   Siapkan baki penadah dan atur kunci pengatur lebar,kunci pengatur panjang kertas sesuai dengan ukuran yang dipergunakan.

E.    MESIN PENGHANCUR KERTAS (PAPER SHREDDER)
sumber : www.amazon.com
Mesin Penghancur Kertas (paper shredder) adalah alat pemusnah/pengahancur dokumen berupa kertas, seperti surat, arsip, laporan dan lain-lain yang ramah lingkungan. Adapun ciri-cirinya adalah :
1. Tenaga penggeraknya menggunakan tenaga listrik
2. Komponen dan cara kerja mesinnya mekanis
3. Bentuk potongan kertas memanjang dengan lebar 2,2 cm
4. Kemampuan maksimal pemotongan 7 lembar
5. Memiliki pisau pemotong yang terdiri dari dua pisau berbentuk silinder denga gigi pisau sebanyak 102 buah.

Cara menggunakan :
1.   Siapkan mesin dan kertas yang akan dihancurkan, terlebih dahulu kita hilangkan paper klip dan staples yang ada pada kertas.
2.   Masukkan kertas kedalam mesin, dan tekan tombol On agar mesin menyala dan siap memotong
3.   Setelah selesai tekan tombol Off ambil potongan kertas yang ada dalam kotak mesin untuk dibuang.

F.    MESIN PEMBUKA SURAT
sumber : www.mailopeners.com
Mesin pembuka surat adalah sebuah alat yang berguna untuk mempermudah  seseorang dlam membuka amplop-amplop surat dengan cara memotong bagian pinggir sampul atau amplop surat tersebut. Di tinjau dari penggunaan komponennya mesin pembuka surat di bagi menjadi dua,yaitu :
1.   Pembuka surat elektronik ( electronic letter opener). Alat ini di gunakan menggunakan tenaga baterai dan komponen- komponen mesinnya bersifat elektronis.
2.   Pembuka surat listrik (electric letter oepener). Pembuka surat electric adalah sebuah alat elektronik kecil berguna yang memungkinkan anda untuk membuka surat anda dengan kecepatan terbesar dan dengan mudah.

Bagian-bagian mesin pembuka surat :
a.   Beroperasi pada kecepatan tinggi sampai 12.000 amplop per jam
b.   Membuka amplop hingga ketebalan 3 – 8 “
c.   Papan sampul berfungsi untuk meletakkan sampul surat yang akan dipotong
d.   Lubang pemoton berfungsi untuk memasukkan bagian pinggir sampul surat yang akan dipotong
e.   Roda pemotong berfungsi untuk memasukan bagian pinggir sampul surat.
f.    Kait penggerak roda pemotong berfungsi untuk menggerakan roda pemotong.
g.   Kerangka mesin berfungsi untuk meletakkan komponen mesin dan batu baterei.
Cara menggunakan mesin pembuka surat :
Mesin pembuka sampul surat beroperasi dengan suara yang tidak bising. Kita hanya tinggal menaruh tumpukan surat di atas baki yang telah tersedia dan kemudian mesin akan secara otomatis menyortir surat surat tersebut sesuai dengan ukuran dan beratnya,dan setelah itu mesin akan bekerja memotong bagian pinggir sampul dari surat-surat tersebut yang hanya memakan waktu beberapa menit saja. Dengan mesin ini juga anda akan terhindar dari kerusakan-kerusakan surat yang anda akan buka.

Referensi :
Edwar, Muhammad. 2010. Teknologi Perkantoran. Surabaya: Unesa University Press

Nurhasnia, Audyna. 2014. Mesin Pengganda, (online), (http://dinaentertainment.blogspot.com/2014/09/mesin-pengganda_27.html, diakses 28 Februari 2015)

Rahmawati, Mardiah. 2014. Mesin Pembuka Surat. (http://mardiahposts.blogspot.com/2014/12/mesin-pembuka-kertas.html, diakses 26 Februari 2015)

Irmawati, Euis. 2012. Fungsi dan Cara Menggunakan Mesin Kantor. (https://ganeshara09.wordpress.com/2012/08/07/fungsi-dan-cara-menggunakan-mesin-kantor/, diakses 26 Februari 2015)  

Anonim. 2011. Mempersiapkan dan Mengoperasikan Alat Hitung. (http://smkkukosgoro1balongbendo.blogspot.com/2011/11/mempersiapkan-dan-mengoperasikan-alat_28.html, diakses 1 Maret 2015)

Anonim. 2008. Pengantar Ilmu Administrasi dan Manajemen. (https://ilmuadministrasi.wordpress.com/, diakses 28 Februari 2015)